Euro Berada di Bawah Level Tertinggi Tiga Tahun

Euro menelan kerugian pada hari Kamis (18/01/18), setelah mundur dari level tertinggi tiga tahun karena kekhawatiran yang disuarakan oleh pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) minggu ini mengurangi momentum mata uang tersebut.

Penurunan euro membantu menstabilkan greenback, yang mendapat tekanan karena bank sentral ekonomi utama lainnya mulai bergerak menuju kebijakan moneter yang lebih ketat di tengah pemulihan global yang lebih sinkron.

Euro bertahan di level 1,2197 dollar, naik 0,1 persen pada hari tersebut namun di bawah level tertinggi 1,2323 dollar pada hari Rabu, level terkuat euro sejak Desember 2014.

Mata uang umum tergelincir pada hari Rabu karena pembuat kebijakan ECB Ewald Nowotny mengatakan kepada wartawan bahwa kekuatan baru-baru ini terhadap dollar AS adalah “tidak membantu,” yang mendorong adanya aksi ambil untung sebelum sebuah pertemuan kebijakan minggu depan.

Dalam sebuah wawancara dengan sebuah surat kabar Italia Vitor Constancio, wakil presiden ECB, mengatakan bahwa dia tidak mengesampingkan bahwa kebijakan moneter akan tetap “sangat akomodatif untuk waktu yang lama”.

Mengingat cara euro melonjak setelah menembus di atas 1,20 dollar, wajar bagi pejabat ECB untuk mengatasi laju kenaikan euro, kata Roy Teo, ahli strategi investasi untuk LGT Bank di Singapura.

Mungkin ada beberapa profit taking dan konsolidasi di euro menjelang pertemuan kebijakan ECB minggu depan, Teo menambahkan, meskipun pandangan mata uang di atas 2018 terlihat positif.

“Kami melihat risiko terbalik terhadap 1,30 dollar pada akhir tahun ini. Sungguh mengejutkan untuk mencatat bahwa pertumbuhan di zona euro sebenarnya serupa jika tidak melampaui AS.”

Greenback memperoleh beberapa istirahat terhadap rekan-rekan utama lainnya. Terhadap yen, dollar bertahan stabil di 111,27 yen, telah bangkit dari level terendah empat bulan di hari Rabu di 110,19 yen.

Dollar Kanada turun sekitar 0,2 persen menjadi 1,2462 dollar, setelah melihat-sawed pada hari Rabu setelah Bank of Canada menaikkan suku bunga dan menunjukkan kepercayaan pada prospek ekonomi namun terdengar nada hati-hati pada masa depan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Pada hari Rabu, dollar Kanada telah berfluktuasi dalam kisaran 1.2540 dollar yang relatif luas menjadi 1.2362 dollar .

Kemudian pada hari Kamis, investor akan mengalihkan fokus mereka ke data produk domestik bruto (PDB) China pada kuartal keempat dan 2017, dan data mengenai output industri bulan Desember, penjualan ritel dan investasi aset tetap.

Indikator ekonomi China akan dirilis pada pukul 07:00 GMT (8:00 BST) dan bukan pukul GMT 0200 yang biasa.