Kuroda Kembali Bertekad Mempertahankan Pelonggaran Moneter yang Kuat

Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda pada hari Selasa (13/02/18) mengulangi perlunya mendukung ekonomi dengan pelonggaran moneter “kuat” dengan inflasi yang jauh dari target 2 persen bank sentral.

Dia juga mengatakan bahwa fundamental ekonomi Jepang dan keuntungan perusahaan solid, menunjukkan bahwa aksi jual pasar saham baru-baru ini bukanlah tanda dari prospek ekonomi yang memburuk.

“Kami akan terus mengamati pergerakan pasar domestik dan luar negeri, karena hal itu dapat mempengaruhi ekonomi dan harga Jepang,” kata Kuroda kepada parlemen.