BOJ Akan Mempertimbangkan Efek Samping Program Stimulus Besar-besaran

Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Selasa (22/05/18) bank sentral akan mempertimbangkan efek samping dari program stimulus besar-besaran dalam memandu kebijakan moneter.

“Kami akan dengan sabar mengejar pelonggaran moneter yang kuat untuk mencapai 2 persen inflasi,” kata Kuroda dalam kesaksian setengah tahunan di majelis tinggi parlemen.

“Kami akan memandu kebijakan moneter dengan mempertimbangkan efek sampingnya seperti dampaknya pada lembaga keuangan, khususnya bank regional,” katanya.